Sepele tapi rawan dan membahayakan
Sering kali masalah itu ada karena faktor sepele, bahkan sangat sepele dan remeh.
Tapi smua itu bisa menjadi besar dan mampu memporak porandakkan bangunan yang sangat kokoh sekalipun.
Seperti yang sering terjadi pada pasangan muda atau mereka yang masih penjajakan atau yang mau menikah.
Masalah itu muncul begitu saja dan terus berlanjut karena tidak adanya saling pengertian.
Satu contoh temen ku yang kebetulan sudah Lamaran/tunangan dan tinggal menunggu hari H pernikahan.
Akhir – akhir ini sering bersitegang bahkan saling tidak bertegur sapa.
Parahnya lagi sampai jalan pisah mau di tempuhnya … apa pasal dari semua ini.
Sepele .. yupz hanya masalah sepele saja yang tak seharusnya ada, kalau saja salah satu di antara mereka mau mengerti sedikit dan mengesampingkan egonya.
Berawal dari Si cewek yang hanya ingin kalau menjemputnya dari kantor tidak sering telat, karena dia ingin cepat sampai di rumah dan bisa mempersiapkan makan malam bersama, tapi sayangnya si Cowok lebih peduli dengan game-game kesukaannya. Menganggap permintaan si cewek tidaklah penting.
Lain lagi dengan masalah temen ku yang sedang hamil muda, mungkin karena hamil dia sering uring-uringan dan cenderung sensitive. Sebenarnya dia tidak menuntut lebih dari suaminya, dia hanya ingin suaminya lebih perhatian dan mau membantunya dalam beberes rumah atau sekedar menyapu dan membuangkan sampah.
Tapi suaminya cenderung pasif dan tidak mau tahu, menganggap itu pekerjaan yang sepele dan hanya layak di lakukan sang Istri. Dia lupa kalau istrinya sedang hamil dan tenaganya pun tak sekuat sebelum dia hamil.
Secara hal ini terus saja berulang-ulang si istri memutuskan untuk tidak meminta tolong lagi pada suaminya, mengerjakan smuanya sendiri, walau sering ada air mata yang dia teteskan. Bahkan saat dia jatuh sakitpun tidak memberitahukan pada suaminya, dia memilih pergi ke dokter sendiri.
Miris juga melihatnya, karena hal ini bisa saja terjadi pada kita semua.
Sepele bukan berarti tak perlu diperhatikan, pemahaman itu perlu karena setiap pasangan memiliki sifat dan latar belakang yang berbeda. Sedangkan cinta bisa hadir dengan adanya pengertian, perhatian dan kasih sayang.
Wanita memang untuk di mengerti bukan untuk di hakimi hehehe *Pendapat pribadi*
Tulisan ini tercoret murni karena curhatan dr beberapa teman, smoga bermanfaat.
Dan mohon maaf kalau tulisanya semrawut


Pembuat Themes Ais v1.17 keren di bLog ini adalah 

dalam kenyataannya, biasanya masalah sepele tersebut, berpapasan dengan kondisi yg tidak nyaman.
misal :
1. kondisi hati (mood)
2. kondisi dompet
3. kondisi waktu
dll
makanya, saya setuju. berhati2lah terhadap hal2 yg sepele. banyak orang besar jatuh karena kerikil.